KOMPONEN LINGKUNGAN HIDUP


KOMPONEN LINGKUNGAN HIDUP

SDA, LINGKUNGAN DAN KUALITAS HIDUP MANUSIA

 SDA = suatu sumber daya yang terbentuk karena kekuatan alamiah
 Pembangunan suatu daerah pada dasarnya bergantung kepada SDA yang dimilikinya serta bagaimana pemanfaatannya.
 SDA mempengaruhi kualitas hidup manusia,
 Teori Malthus (1709 - An Essay on The Principle of Population) : “laju pertumbuhan penduduk yang mengikuti deret ukur, tidak akan pernah terkejar oleh pertambahan pangan dan sandang yang hanya mengikuti deret hitung”



 Dua faktor utama :
(1)  manusia memerlukan pangan, sandang dan papan untuk hidupnya,
(2)  nafsu seksual manusia akan selalu ada dan tidak pernah berubah.
 Dengan makin meningkatnya populasi manusia, akan makin menurun pula kualitas hidupnya.

Penggolongan SDA atas dasar Potensi Penggunaannya :
1) SDA penghasil  energi : matahari, air, arus laut, gas bumi, minyak bumi, batubara, angin dan  biotik/tumbuhan.
2) SDA penghasil bahan baku : mineral, gas bumi, minyak bumi, tanah, perairan, biotik (flora dan fauna).
3) SDA lingkungan hidup : udara, ruang, perairan, landscape, pemukiman, perkotaan, hutan.

Penggolongan SDA atas dasar “kemampuan pulih diri”  :
1) SDA yang dapat pulih (renewable resources) : hutan, perairan/ perikanan, perkebunan, pertanian, padang rumput/peternakan.
2) SDA tidak dapat pulih (nonrenewable resources): pertambangan (mineral, gas bumi, minyak bumi).

Beberapa pertimbangan dalam pengelolaan SDA :
1) Perlu adanya UU yang mengatur peruntukan SDA secara jelas dan lugas dalam implementasinya.
2) Pengelolaannya harus didasarkan pada status perkembangannya
 Ada 5 status SDA :  primer – sekunder – produktif – marginal - tandus
 Status tersebut berkaitan dengan pola pemanfaatan dan konservasinya  (pola konservasi 3 R : reuse, recycle dan recovery)
3) Perlu diupayakan adanya teknologi daur ulang dan diversifikasi
4) Pengelolaannya harus selaras dengan SDA lingkungan binaan.
 Ada 5 bentuk SDA lingkungan, yaitu :
a) Lingkungan perlindungan (suaka/konservasi)
b) Lingkungan produksi
c) Lingkungan serba guna (fasilitas umum)
d) Lingkungan pemukiman
e) Lingkungan industri (industrial estate)